LIWA — Patroli digelar mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai. Sasaran utamanya Jalan Jendral Sudirman yang menjadi jalur utama penghubung Kota Liwa, titik yang dinilai rawan aksi balap liar pada malam libur.
Selain memantau kerawanan tindak kriminalitas, personel Sat Lantas mengatur dan mengawasi pergerakan arus kendaraan. Langkah itu untuk memastikan keselamatan pengguna jalan di tengah mobilitas masyarakat yang naik pada malam hari.
Kasat Lantas Lampung Barat Iptu Deni Saputra menyatakan kehadiran personel di jalur utama merupakan langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas.
"Melalui patroli blue light ini, kami ingin menyempitkan ruang gerak pelaku kejahatan jalanan sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di malam hari," ujar Iptu Deni Saputra.
Menurutnya, rotator biru yang menyala menjadi penanda kehadiran polisi sekaligus efek kejut bagi pelaku kejahatan jalanan. Keberadaan petugas di titik-titik rawan diharapkan menekan niat pelaku sebelum beraksi.
Patroli menyasar potensi kejahatan C3 yang mencakup pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor. Ketiga jenis kejahatan itu kerap meningkat pada malam akhir pekan di jalur protokol.
Balap liar juga menjadi perhatian. Aksi tersebut tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain yang melintas di jalur yang sama.
Petugas memantau langsung pergerakan kendaraan, terutama sepeda motor yang melintas di jalur Lintas Liwa. Pengendara yang menunjukkan gelagat hendak balapan menjadi incaran pengawasan.
Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di sepanjang Jalan Jendral Sudirman terpantau aman terkendali. Arus lalu lintas berjalan ramai namun lancar.
Sat Lantas Polres Lampung Barat menyatakan patroli serupa akan terus digelar secara berkala, terutama pada jam-jam rawan di malam akhir pekan. Masyarakat yang melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban di jalan diminta segera melapor ke petugas terdekat.