LAMPUNG — WiCi meluncurkan WiCi One, eGPU nirkabel pertama di dunia yang mentransmisikan daya komputasi grafis dan beban kerja AI lewat jaringan Wi-Fi 7 tanpa kabel. Perangkat ini hadir dalam dua varian berbasis Nvidia RTX 50 Series, yakni RTX 5060 Ti dan RTX 5090, dengan pengiriman dijadwalkan mulai kuartal keempat 2026. Kehadiran WiCi One berpotensi mengubah cara pengguna laptop tipis dan perangkat seluler mengakses komputasi GPU kelas desktop.
WiCi One dikembangkan oleh perusahaan teknologi WiCi dengan dukungan Nvidia Inception Program. Perangkat ini dirancang agar daya komputasinya bisa dibagikan ke berbagai perangkat dalam jaringan lokal, mulai dari laptop, tablet, hingga smartphone.
Pendekatan nirkabel ini berbeda jauh dari teknologi eGPU yang ada selama ini. Perangkat eGPU konvensional masih membutuhkan koneksi fisik berkecepatan sangat tinggi seperti OCULink, USB4, atau Thunderbolt 5 agar performanya tidak terpotong.
Mayoritas laptop tipis dan perangkat seluler tidak punya antarmuka khusus OCuLink atau Thunderbolt generasi terbaru. Kondisi itu membuat eGPU konvensional sulit dipakai di perangkat yang paling banyak beredar di pasaran.
WiCi One menjawab kendala tersebut dengan memanfaatkan arsitektur Wi-Fi 7 berkecepatan tinggi. Pengguna cukup menyambungkan laptop atau perangkat seluler ke jaringan Wi-Fi yang dipancarkan unit WiCi One untuk mengakses komputasi GPU kelas desktop.
WiCi One diklaim mendukung berbagai platform dan alat populer tanpa perlu modifikasi software. Daftarnya mencakup Ollama dan Hugging Face untuk beban kerja AI, Blender dan Unreal Engine untuk rendering 3D, CapCut dan Adobe Premiere Pro untuk pengolahan video, serta OBS Studio untuk streaming.
Dukungan itu menempatkan WiCi One bukan sekadar aksesori gaming. Perangkat ini menyasar pula pembuat konten dan pengembang AI yang butuh tenaga komputasi besar tapi bekerja dari laptop ringan.
WiCi One akan hadir dalam dua varian kartu grafis berbasis arsitektur Nvidia RTX 50 Series. Masing-masing punya target pengguna dan kemampuan yang berbeda.
Varian ini diposisikan untuk kelas entry-level eGPU nirkabel. WiCi mengklaim kartu ini mampu menjalankan Cyberpunk 2077 di kisaran 80 fps dan Black Myth: Wukong hingga 60 fps pada resolusi 4K dengan setting Ultra dan DLSS aktif.
Untuk beban kerja AI, varian RTX 5060 Ti diklaim mampu memproses Large Language Model Gemma 4 pada kecepatan 140 token per detik. Ekspor video 4K di CapCut disebut bisa mencapai 75 fps.
Varian tertinggi ini menargetkan pengguna yang butuh performa maksimal. WiCi mengklaim RTX 5090 sanggup menembus 110 fps pada Cyberpunk 2077 dan 90 fps pada Black Myth: Wukong di resolusi 4K.
Pemrosesan LLM Gemma 4 melonjak hingga lebih dari 500 token per detik. Sementara ekspor video 4K H.264 di Adobe Premiere Pro diklaim mampu menyentuh 90 fps.
WiCi One dijadwalkan mulai dikirimkan ke konsumen pada kuartal keempat 2026. Varian RTX 5060 Ti dibanderol dengan harga early bird USD 2.000 (sekitar Rp 30,8 jutaan) dan harga retail resmi USD 2.600 (sekitar Rp 40 jutaan).
Informasi harga untuk varian RTX 5090 baru akan diumumkan mendekati tanggal peluncuran. DetikINET mengutip informasi ini dari Techspot.
Bagi pasar Indonesia, eGPU nirkabel seperti WiCi One masih menghadapi tantangan harga dan kesiapan jaringan Wi-Fi 7 yang belum merata. Namun jika adopsi Wi-Fi 7 meluas, perangkat semacam ini bisa jadi alternatif bagi profesional kreatif dan pelaku bisnis digital yang enggan membeli workstation terpisah.