LAMPUNG — iPhone 18 Pro resmi mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen dengan nomor model A3714 atas nama PT Apple Indonesia. Selain iPhone 18 Pro, Apple juga mengajukan sertifikasi untuk iPhone 18 Pro Max (A3717) dan iPhone Duo (A3720). Meski regulasi sudah beres, Apple belum mengumumkan jadwal pre-order maupun harga resmi untuk pasar Indonesia.
PT Apple Indonesia tercatat telah mendaftarkan tiga perangkat baru ke dalam basis data sertifikasi pemerintah. Langkah ini menandai tahapan krusial sebelum perangkat telekomunikasi boleh dipasarkan secara legal di Tanah Air, sekaligus menjawab keraguan konsumen soal status regulasi lini iPhone terbaru.
Selain memenuhi kewajiban TKDN, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dilaporkan juga sudah mengantongi sertifikasi perangkat telekomunikasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Dengan terpenuhinya dua syarat administratif tersebut, Apple secara teknis sudah memiliki lampu hijau untuk mendistribusikan produknya di Indonesia.
Berdasarkan data yang dipantau dari basis data pemerintah, berikut rincian perangkat yang diajukan sertifikasinya:
Status kepemilikan ketiga model tersebut tercatat atas nama PT Apple Indonesia, entitas resmi Apple di dalam negeri.
iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max sendiri telah diperkenalkan secara global pada September 2026. Apple membawa sejumlah pembaruan teknis yang cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.
Sektor kamera menjadi salah satu sorotan utama. Kamera utama Fusion 48 megapiksel kini menggunakan sistem aperture variabel. Teknologi ini memungkinkan pengguna menyesuaikan bukaan lensa secara manual untuk mengontrol intensitas cahaya yang masuk, sebuah fitur yang biasanya hanya ditemukan pada kamera profesional.
Untuk urusan performa, Apple membekali iPhone 18 Pro dengan chip A20 Pro. Chip ini dipadukan dengan sistem pendinginan vapor chamber generasi baru. Menurut klaim Apple, kombinasi tersebut dirancang untuk menjaga stabilitas performa saat perangkat digunakan untuk tugas berat dalam durasi panjang.
Di sektor layar, perangkat ini mengusung panel 6,3 inci dengan teknologi ProMotion. Apple juga melakukan perubahan pada desain Dynamic Island serta meningkatkan daya tahan baterai, meski belum merinci kapasitas mAh secara spesifik.
Meski sertifikasi sudah diantongi, iPhone 18 Pro belum bisa dibeli di toko-toko Indonesia saat ini. Apple belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai tanggal pre-order, harga jual, maupun jadwal penjualan perdana.
Informasi yang beredar di kalangan distributor memperkirakan perangkat ini mulai tersedia pada Oktober 2026. Namun, jadwal tersebut masih bersifat prediksi dan bukan merupakan tanggal resmi dari Apple.
Beberapa distributor resmi produk Apple di Indonesia menyatakan kesiapan mereka untuk menyambut perangkat ini. Kendati demikian, mereka masih menunggu arahan perencanaan penjualan langsung dari Apple pusat.
Bagi konsumen yang menunggu kehadiran iPhone 18 Pro, status TKDN dan Komdigi ini memastikan bahwa perangkat tersebut tidak akan masuk melalui jalur ilegal atau black market. Pembeli bisa mendapatkan garansi resmi dan layanan purna jual yang jelas.
Kepastian mengenai harga masih menjadi faktor penentu utama. Dengan fitur aperture variabel dan chip A20 Pro, iPhone 18 Pro diprediksi menyasar segmen pengguna profesional dan kreator konten yang membutuhkan perangkat dengan kemampuan fotografi dan pemrosesan tinggi.
Untuk saat ini, konsumen disarankan menunggu pengumuman resmi dari Apple Indonesia sebelum melakukan pemesanan, guna menghindari spekulasi harga yang tidak akurat.