Pencarian

LMND Bandar Lampung Nilai SMA Siger Efektif Kurangi Putus Sekolah

Jumat, 30 Januari 2026 • 11:20:03 WIB
LMND Bandar Lampung Nilai SMA Siger Efektif Kurangi Putus Sekolah
Fokus Akses Pendidikan

Lampung, 30 Januari 2026 - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Bandar Lampung menyatakan dukungannya terhadap keberadaan SMA Siger yang dinilai sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan angka putus sekolah di Bandar Lampung.

Ketua Eksekutif Kota LMND Bandar Lampung, Marco Fadhillah, menyebut SMA Siger memiliki peran strategis bagi anak-anak yang tidak tertampung di SMA negeri dan berasal dari keluarga yang kesulitan mengakses pendidikan swasta.

Menurut Marco, tingginya angka putus sekolah masih menjadi persoalan serius di Bandar Lampung. Keterbatasan daya tampung sekolah negeri serta mahalnya biaya sekolah swasta membuat banyak anak dari kalangan pekerja dan masyarakat miskin kota kehilangan hak atas pendidikan.

“Keberadaan SMA Siger harus dilihat sebagai jawaban atas persoalan putus sekolah. Banyak anak yang akhirnya tidak bersekolah karena akses pendidikan yang semakin sempit,” ujar Marco, Selasa (29/1/2026).

Ia menilai, polemik yang muncul belakangan justru menjauh dari inti persoalan pendidikan dan bergeser ke konflik administratif serta tarik-menarik kepentingan politik. Situasi tersebut dinilai berisiko mengorbankan hak dasar anak untuk memperoleh pendidikan.

“Jangan sampai kegaduhan elite dan konflik kepentingan mengorbankan masa depan anak-anak,” tegasnya.

LMND Bandar Lampung berpandangan bahwa jika terdapat persoalan perizinan atau administrasi dalam penyelenggaraan SMA Siger, maka penyelesaiannya harus dilakukan secara bertanggung jawab dan kolaboratif oleh seluruh pihak terkait.

“Pemerintah kota, pemerintah provinsi, kementerian, dan seluruh pemangku kepentingan harus duduk bersama mencari solusi, bukan saling menyalahkan,” katanya.

Marco menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak konstitusional warga negara yang wajib dijamin oleh negara. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang bertujuan memperluas akses pendidikan seharusnya diperkuat dan disempurnakan, bukan dilemahkan dengan pendekatan prosedural semata.

“Persoalan administrasi adalah tanggung jawab negara. Sementara itu, hak anak untuk tetap bersekolah harus dijamin tanpa syarat,” ujarnya.

LMND pun mendesak seluruh pihak untuk menghentikan polemik dan memastikan SMA Siger tetap berjalan sebagai ruang pendidikan bagi masyarakat.

“Jangan korbankan masa depan generasi muda karena konflik kepentingan dan lambannya birokrasi. SMA Siger harus terus berjalan demi pendidikan anak-anak Bandar Lampung,” pungkas Marco.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks