Pencarian

Polisi Bandar Lampung Amankan Aksi May Day dengan 600 Personel

Sabtu, 02 Mei 2026 • 13:35:09 WIB
Polisi Bandar Lampung Amankan Aksi May Day dengan 600 Personel
Polisi Bandar Lampung mengamankan aksi May Day dengan pengawalan dan pembagian air mineral kepada peserta.

Bandar Lampung — Aksi pembagian air mineral kepada ratusan peserta aksi May Day 2026 menjadi bukti pendekatan humanis yang diterapkan aparat kepolisian dalam mengamankan demonstrasi buruh di Tugu Adipura, Jumat (1/5) lalu. Polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kenyamanan peserta aksi yang menyuarakan aspirasi mereka.

Longmarch Berselamat dengan Pengawalan Aparat

Sekitar 200 massa buruh melakukan longmarch dari titik kumpul di Masjid Taqwa menuju Tugu Adipura. Sepanjang perjalanan, aparat kepolisian turut melakukan pengawalan ketat menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, hingga berjalan kaki bersama rombongan massa aksi guna memastikan situasi tetap aman dan tertib.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, menerangkan filosofi kehadiran polisi dalam aksi demonstrasi. "Pembagian air mineral ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada para peserta aksi. Kami ingin memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan para buruh tetap merasa nyaman saat menyampaikan aspirasinya," ujarnya pada Jumat (1/5/2026).

Pengerahan 600 Personel di Lima Lokasi Strategis

Untuk mengamankan peringatan May Day tahun ini, sebanyak 600 personel gabungan diterjunkan. Personel tersebut terdiri dari jajaran Polda Lampung, Sat Brimobda Lampung, Polresta Bandar Lampung, hingga Satpol PP Kota Bandar Lampung.

Pengamanan difokuskan di lima titik yang menjadi pusat kegiatan massa buruh, yakni Sekretariat FSMSI, GSG Gumay Panjang, Simpang Masjid Taqwa Kota Raja, Tugu Adipura, serta Kantor DPRD Provinsi Lampung. AKP Agustina menegaskan bahwa "600 personel gabungan kami siagakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan May Day berjalan aman, tertib, dan kondusif."

Pendekatan Persuasif dan Himbauan Ketertiban

Pola pengamanan yang diterapkan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Polisi mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi selama demonstrasi berlangsung.

"Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga situasi tetap aman dan tertib. Sampaikan aspirasi dengan damai dan jangan sampai mengganggu kepentingan masyarakat luas," tegas AKP Agustina dalam sambutannya kepada peserta aksi.

Signifikansi Strategi Keamanan Berbasis Layanan

Pembagian air mineral dan pengawalan yang dilakukan kepolisian mencerminkan pergeseran paradigma pengamanan aksi massa di Lampung. Strategi ini tidak hanya meminimalkan potensi konflik, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sebagai pelayan masyarakat yang responsif terhadap kebutuhan riil peserta aksi, terutama dalam cuaca panas yang menyebabkan dehidrasi risiko tinggi.

Bagikan
Sumber: tribratanews.lampung.polri.go.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks