BANDARLAMPUNG — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung menggelar Kajian Akbar bertema “Rahasia Hidup Berkah dan Bahagia” di Masjid Raya Al-Bakrie, Jumat malam (8/5/2026). Agenda religi ini merupakan bagian dari rangkaian Lampung Sharia Economic Festival guna memperkuat ekosistem syariah di Bumi Ruwa Jurai.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Mirza tampak hadir di tengah ratusan jemaah yang datang dari berbagai kalangan. Kehadiran tokoh perempuan Lampung ini menjadi simbol dukungan terhadap pengembangan ekonomi syariah yang selaras dengan nilai-nilai keberkahan hidup masyarakat.
Tiga Kunci Utama Meraih Hidup Berkah dan Bahagia
Kajian tersebut menghadirkan Ustaz Hilman Fauzi sebagai penceramah utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa kebahagiaan sejati tidak bisa diukur dari kemewahan materi semata, melainkan dari kedalaman kualitas hati dan ketaatan kepada Allah SWT.
Ustaz Hilman menjabarkan tiga prinsip dasar yang harus dipegang teguh oleh setiap muslim untuk mencapai ketenangan hidup. Ketiga kunci tersebut adalah sikap ridha terhadap ketetapan Tuhan, kesabaran dalam menghadapi ujian, serta senantiasa memupuk rasa syukur atas segala nikmat.
Suasana di dalam Masjid Raya Al-Bakrie terlihat penuh antusias sejak awal acara dimulai. Tema yang diangkat dinilai sangat relevan bagi warga dalam menghadapi dinamika sosial serta tantangan ekonomi yang terjadi saat ini.
Upaya Meningkatkan Literasi Ekonomi Syariah di Lampung
Selain sebagai sarana syiar agama, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sistem ekonomi syariah. Literasi ini dianggap krusial agar masyarakat memahami cara mencapai kesejahteraan yang tetap berada dalam koridor keberkahan.
Penyelenggaraan festival oleh Bank Indonesia ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pendekatan nilai-nilai Islami. Dukungan dari TP-PKK Lampung mempertegas sinergi antarlembaga dalam mengawal penguatan ekonomi berbasis syariah di wilayah tersebut.