METRO — Program Koperasi Merah Putih mulai menunjukkan perkembangan di Provinsi Lampung. Dari target nasional yang mencapai 1.061 titik, pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus mempercepat pembentukan koperasi berbasis desa dan kelurahan. Di Lampung sendiri, realisasi baru mencapai 350 unit dari target 1.258 koperasi.
Kota Metro Targetkan 18 Koperasi Rampung Dua Bulan
Khusus di Kota Metro, sebanyak 18 koperasi direncanakan berdiri. Dari jumlah itu, lima titik sudah beroperasi dan ditargetkan seluruhnya selesai dalam satu hingga dua bulan ke depan. Peluncuran perdana dilakukan di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, DPRD, TNI-Polri, hingga unsur kejaksaan. Kehadiran lintas institusi ini menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan.
Konsep Disesuaikan dengan Potensi Lokal, Metro Fokus pada Beras
Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan, konsep Koperasi Merah Putih di Lampung akan disesuaikan dengan potensi unggulan dan kearifan lokal masing-masing daerah. Di Kota Metro, koperasi difokuskan pada sektor beras.
“Koperasi Merah Putih ini nantinya menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa dan kelurahan. Potensi lokal akan kita dorong supaya ekonomi berputar di daerah masing-masing,” ujar Sumarlin.
Koperasi di Metro akan menjalankan fungsi mulai dari penyerapan gabah petani hingga distribusi hasil panen. Hasilnya akan digunakan untuk mendukung program makan bergizi gratis yang digagas pemerintah pusat.
Masyarakat Desa Jadi Pengelola Utama
Sumarlin menambahkan, masyarakat desa nantinya akan menjadi pengelola utama koperasi. Dengan begitu, manfaat ekonomi diharapkan dapat dirasakan langsung oleh warga setempat dan memperkuat perputaran ekonomi lokal.
“Koperasi desa menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.
Pemerintah pusat menargetkan Koperasi Merah Putih mampu menjadi pusat distribusi dan penguatan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan. Program ini juga diharapkan menopang ketahanan pangan nasional di tengah dinamika ekonomi global.