Polres Pesawaran Uji Kandungan Gizi 3.205 Porsi Makanan Gratis untuk Pelajar dan Balita, Bebas Formalin dan Arsenik

Penulis: Rizal Fikri  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 20:32:16 WIB
Polres Pesawaran melakukan uji kandungan gizi dan keamanan pangan pada 3.205 porsi makanan gratis untuk pelajar dan balita.

PESAWARAN — Jajaran Polres Pesawaran menggelar prosedur ketat keamanan pangan atau food security terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi di Dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) setempat. Langkah ini dilakukan untuk menjamin standar kesehatan bagi ribuan penerima manfaat di wilayah Gedong Tataan, Rabu (13/5/2026).

Hasil Uji Klinis: Bebas Empat Zat Berbahaya

Tim yang terdiri dari Ahli Gizi SPPG, Kepala SPPG, serta personel Seksi Propam dan Siwas Polres Pesawaran melakukan pengawasan mulai dari proses pengolahan hingga pengemasan di dapur yang berlokasi di Dusun Kampung Tua, Desa Negeri Sakti. Menu utama yang disiapkan meliputi jagung rebus, dimsum mentai dengan parutan keju, buah jeruk, dan susu.

Berdasarkan hasil analisis gizi, setiap porsi makanan mengandung energi sebesar 714,5 Kkal, protein 21,8 gram, lemak 30,4 gram, dan karbohidrat 100,1 gram. Selain itu, tim juga melakukan Rapid Test Kimia yang menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan nitrit, sianida, formalin, dan arsenik.

"Setiap asupan yang sampai ke tangan anak sekolah dan balita tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga aman secara klinis dan memiliki kandungan gizi yang seimbang sesuai standar kesehatan," tegas Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha dalam keterangannya.

Distribusi Serentak ke 2.540 Pelajar dan 657 Balita-Ibu Hamil

Polres Pesawaran mendistribusikan total 3.205 porsi makanan secara serentak pada hari yang sama. Sebanyak 2.540 porsi dialokasikan untuk sektor pendidikan, menjangkau belasan sekolah mulai dari TK Islam Al Quddus, Paud Baitul Ilmi, sejumlah SDN seperti SDN 55, 36, dan 5, hingga tingkat SMP dan Pondok Pesantren Darul Huffaz.

Sementara itu, 657 porsi lainnya dikhususkan bagi balita, ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui (busui) di Desa Negeri Sakti dan Desa Sukabanjar. Program SPPG ini disebut sebagai bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung kualitas kesehatan generasi bangsa di Lampung.

Reporter: Rizal Fikri
Sumber: tribratanews.lampung.polri.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top