BANDAR LAMPUNG — Proses pengejaran terhadap pelaku penembakan anggota Polri yang gugur, Bripka (Anumerta) Arya Supena, terus berlangsung. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengungkapkan bahwa penyidik telah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan petunjuk yang mulai mengarah pada identitas para pelaku.
“Tim khusus masih terus melakukan pengejaran. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, penyelidikan mengarah pada beberapa petunjuk yang sedang didalami,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Untuk mempersempit ruang gerak, jajaran kepolisian melakukan penyekatan di beberapa titik wilayah hukum Polda Lampung. Langkah ini merupakan upaya antisipasi agar pelaku tidak melarikan diri keluar daerah. “Seluruh jajaran Polres dan Polsek turut membantu proses pengejaran dan pengamanan wilayah,” kata Kombes Pol Yuni Iswandari.
Selain pengejaran, kepolisian juga menerapkan metode scientific crime investigation. Tim forensik dilibatkan untuk mendukung pengungkapan kasus secara menyeluruh, termasuk proses pembuktian perkara. Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menegaskan bahwa penyidikan masih berlangsung dan pihaknya akan menyampaikan informasi resmi setelah seluruh data dan fakta lapangan dipastikan valid.
Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Imbauan ini menyusul beredarnya video viral di media sosial yang dikaitkan dengan proses penangkapan pelaku. “Proses pengejaran masih berlangsung. Nanti akan kami sampaikan secara resmi setelah seluruh informasi terkonfirmasi,” ujar Irjen Pol Helfi Assegaf.
Terkait informasi mengenai keberadaan senjata api milik korban, Kapolda menyebut hal tersebut masih dalam proses pendalaman oleh penyidik. Bripka (Anumerta) Arya Supena gugur saat menjalankan tugas setelah diduga ditembak oleh pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Peristiwa ini masih dalam penanganan intensif aparat kepolisian.