BANDAR LAMPUNG — Enam personel Brimob bersenjata lengkap menyisir empat titik strategis di ibu kota provinsi. Dipimpin Brigpol Rustam Santiko, tim bergerak dari Mako Detasemen Gegana setelah apel pengecekan kesiapan operasional.
Masjid Al-Furqon dan Masjid Al-Bakrie menjadi sasaran pertama untuk memberikan rasa aman kepada jamaah. Selanjutnya personel memantau situasi di kawasan Pasar Tugu dan berkoordinasi dengan warga sekitar Polsek Tanjung Karang Timur.
Komunikasi dua arah dilakukan untuk menyerap informasi terkini soal keamanan lingkungan. Seluruh titik dipilih karena masuk kategori pusat keramaian dan tempat ibadah yang rawan potensi gangguan.
Personel tidak sekadar berpatroli, tetapi juga berdialog dengan pedagang dan jamaah. Interaksi ini diharapkan memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.
Danden Gegana Satbrimob Polda Lampung Kompol Sonep menyebut kegiatan itu sebagai bentuk pelayanan kepolisian untuk menghadirkan rasa aman secara langsung. Menurutnya, patroli preventif seperti ini penting untuk mencegah potensi tindak kriminalitas di wilayah Bandar Lampung.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman tanpa kendala. Personel kembali ke Mako Detasemen Gegana dengan komitmen melanjutkan patroli dialogis serupa secara berkala.
Upaya preventif ini merupakan bagian dari tugas rutin Satbrimob dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di kota Bandar Lampung.