Paradise Surf Camp di Pesisir Barat Lampung Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta, 2 Paspor WNA Australia Hangus

Penulis: Surya Dinata  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 17:17:01 WIB
Kobaran api melalap bangunan Paradise Surf Camp di Pekon Tanjung Setia, Pesisir Barat, Lampung, pada Senin (27/7/2026) petang.

PESISIR BARAT — Kebakaran melanda Paradise Surf Camp di Pekon Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, pada Senin (27/7/2026) petang. Empat kamar losmen dan satu bangunan bar ludes dilalap api, dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Api Pertama Dilihat Petugas Keamanan

Kasatreskrim Polres Pesisir Barat Iptu Meidy Hariyanto mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan bernama Reno. Ia melihat kobaran api berasal dari salah satu ruangan di samping area bar sekitar pukul 17.45 WIB.

Reno segera memberitahu karyawan losmen, Dahlia. Warga sekitar pun dikerahkan untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.

3 Mobil Damkar Dikerahkan, Api Padam Pukul 19.30 WIB

Tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.

"Benar tadi malam terjadi kebakaran di Paradise Surf Camp, Pekon Tanjung Setia. Tidak ada korban jiwa ataupun korban luka, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 juta," ujar Meidy kepada wartawan, Selasa (28/7/2026).

Dokumen Penting hingga Uang Tunai Ikut Terbakar

Akibat kebakaran, sejumlah barang berharga milik pemilik dan tamu ikut musnah. Polisi mendata, dokumen identitas seperti KTP, SIM, paspor, STNK, dan BPKB kendaraan hangus terbakar.

Dua paspor milik warga negara Australia atas nama Green Taila Jane dan Stokes Jahli Broke turut menjadi abu. Selain itu, kebakaran juga memusnahkan tiga unit HP, dua kulkas, dua mesin chiller, dua freezer, papan selancar, perlengkapan kafe dan penginapan, serta dokumen kepemilikan perhiasan emas.

Uang tunai milik pemilik losmen sebesar Rp 20 juta dan Rp 7 juta milik tamu juga dilaporkan ikut terbakar.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran

Hingga Selasa (28/7/2026), pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Tim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," tegas Meidy. Polres Pesisir Barat juga berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk mengungkap asal mula api.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top