LAMPUNG — Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memanfaatkan GIIAS 2026 untuk memperkenalkan sisi lain dari lini kendaraan komersialnya. Bekerja sama dengan Karoseri Delima Mandiri dan pasangan kreator konten John dan Riana—yang dikenal sebagai JAJAGO—mereka menghadirkan campervan bernama Komo. Kendaraan ini dibangun di atas sasis Isuzu ELF NLR B, model yang biasanya melayani angkutan logistik dan penumpang.
JAJAGO, yang sehari-hari hidup penuh waktu di dalam campervan sambil menjelajahi Indonesia, memberi nama Komo pada kendaraan ini. Selama pameran berlangsung, mereka juga menggelar sesi meet and greet serta aktivitas digital bersama Isuzu.
Pemilihan sasis ELF NLR B bukan tanpa alasan. Isuzu menyebut sasis ini memiliki dimensi panjang 4.700 mm, lebar 1.835 mm, dan tinggi hingga 2.205 mm, yang dinilai fleksibel untuk dikembangkan menjadi berbagai aplikasi kendaraan. Product Manager PT Delima Mandiri, Albertus Whitney, menambahkan bahwa sasis ini memudahkan proses kreasi campervan dan mampu memuat berbagai fasilitas yang dibutuhkan kendaraan rekreasional.
"Terlebih Isuzu selama ini dikenal memiliki kemampuan yang andal, tangguh, dan memiliki layanan purna jual yang luas sehingga penggunanya bisa memiliki rasa aman selama perjalanan," ujar Albertus dalam keterangan resmi, Kamis (30/7).
Untuk urusan dapur pacu, Isuzu menyematkan mesin Common Rail 4JJ1-TC. Mesin ini menghasilkan tenaga 120 PS pada 2.600 rpm, dengan torsi maksimal 36 kgm atau setara 353 Nm yang sudah bisa diraih sejak putaran 1.500 rpm. Angka torsi awal yang besar ini menjadi andalan untuk membawa beban berat sekaligus menjaga kestabilan saat melintas di medan menanjak.
Mesin tersebut telah dilengkapi Exhaust Gas Recirculation dan Diesel Oxidation Catalyst, sehingga emisi gas buangnya diklaim memenuhi standar Euro4. Isuzu juga menambahkan pre-fuel filter sebagai sistem penyaringan ganda untuk menyaring kontaminan sebelum bahan bakar mencapai mesin.
Di dalam kabin, ELF NLR dibekali Multi Information Display, kursi pengemudi yang bisa disetel sesuai postur, tilt steering, serta USB charging 2,4A. Tersedia pula soket listrik 24V/120W, ruang penyimpanan multifungsi, dan blower terintegrasi yang siap dipadukan dengan sistem pendingin kabin.
Perwakilan JAJAGO, John, mengatakan bahwa kehadiran Komo di GIIAS 2026 ingin menunjukkan bahwa motorhome buatan Indonesia juga layak dan bisa memberikan pengalaman menikmati alam seperti di luar negeri. "Terlebih basis dari Komo adalah Isuzu ELF yang sudah terkenal tangguh dan bandel mesinnya, sehingga kendaraan ini juga menjadi legenda di dunia kendaraan komersial," lanjutnya.
Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, menegaskan bahwa kehadiran campervan ini bukan sekadar pameran biasa. "Melalui kehadiran Isuzu ELF NLR Campervan di GIIAS 2026, kami ingin menunjukkan kendaraan komersial Isuzu memiliki fleksibilitas aplikasi yang sangat luas. Bukan hanya menjadi kendaraan angkutan penumpang maupun logistik, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi campervan yang mendukung aktivitas perjalanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif," ungkap Rian.
"Kami percaya kekuatan Isuzu tidak hanya terletak pada kualitas produk, tetapi juga pada ekosistem yang dibangun bersama para mitra. Sinergi dengan karoseri nasional membuka lebih banyak peluang bagi pelanggan untuk mendapatkan kendaraan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan operasional maupun gaya hidup mereka," pungkasnya.