BANDAR LAMPUNG — PLN UID Lampung menjadi unit pertama di lingkungan PLN yang menginisiasi implementasi teknologi pelapis isolasi konduktor. Terobosan ini dirancang untuk menekan angka gangguan jaringan sekaligus menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan momentum peringatan kemerdekaan menjadi pengingat bagi pihaknya untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata. Ia menegaskan seluruh pekerjaan pemeliharaan dilakukan tanpa mengurangi kenyamanan pelanggan.
"Momentum menjelang HUT RI ke-81 menjadi pengingat bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Implementasi Live Line Insulation Coating merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi tanpa mengurangi kenyamanan pelanggan karena seluruh pekerjaan dilakukan tanpa pemadaman," ujar Rizky.
Teknologi Live Line Insulation Coating bekerja dengan memberikan perlindungan tambahan pada konduktor terhadap potensi gangguan eksternal. Proses aplikasinya memanfaatkan teknologi robotik secara online, sehingga pekerjaan dapat dilakukan saat jaringan tetap bertegangan.
Dengan metode ini, risiko gangguan akibat faktor eksternal seperti ranting pohon atau hewan dapat ditekan secara signifikan. Keandalan pasokan listrik pun terjaga tanpa mengganggu aktivitas warga dan dunia usaha di Lampung.
Kepercayaan yang diberikan kepada PLN UID Lampung bukan tanpa alasan. Unit ini terlibat sejak tahap Proof of Concept (POC), penyusunan kontrak pertama, hingga implementasi perdana di lapangan.
Rizky menyampaikan apresiasi kepada Divisi Operasi Distribusi Sumatra dan Kalimantan (ODS) PLN atas dukungan sejak tahap uji coba. Ia juga berterima kasih kepada PLN Electricity Service yang berkolaborasi menghadirkan solusi inovatif untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi.
PLN UID Lampung berharap implementasi ini mampu menjadi model penerapan teknologi pemeliharaan modern yang dapat direplikasi di unit-unit PLN lainnya. Aspek keselamatan kerja, kualitas hasil pekerjaan, dan ketepatan waktu menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaannya.
"Kami berharap implementasi ini mampu menekan angka gangguan jaringan, meningkatkan keandalan pasokan listrik, serta menjadi model penerapan teknologi pemeliharaan modern yang dapat direplikasi di unit-unit PLN lainnya. Seluruh pelaksanaannya juga harus tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja, kualitas hasil pekerjaan, dan ketepatan waktu," tutup Rizky.
Melalui inovasi ini, PLN UID Lampung menegaskan komitmennya menghadirkan sistem distribusi listrik yang tangguh dan efisien sebagai fondasi mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di Lampung.