Pencarian

FK UM Metro Gelar Cek Kesehatan Gratis Lawan Hipertensi di Metro

Senin, 04 Mei 2026 • 18:39:01 WIB
FK UM Metro Gelar Cek Kesehatan Gratis Lawan Hipertensi di Metro

METRO — Tim Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah (FK UM) Metro berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di Taman Merdeka, Minggu (3/5/2026). Aksi sosial ini melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Dinas Kesehatan setempat guna menekan angka penderita darah tinggi di wilayah tersebut.

Sejak pukul 06.00 WIB, warga yang tengah berolahraga pagi mulai memadati tenda-tenda medis untuk melakukan pengecekan tekanan darah hingga gula darah. Program ini merupakan respons nyata terhadap peringatan Hari Hipertensi Sedunia sekaligus upaya mendekatkan akses medis ke ruang publik.

Wali Kota Metro yang hadir meninjau lokasi memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi organisasi profesi kesehatan ini. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam membangun fondasi "Metro Sehat" yang berkelanjutan.

Deteksi Dini Silent Killer di Pusat Keramaian Kota

Pemilihan Taman Merdeka sebagai lokasi kegiatan bertujuan untuk menghapus stigma bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan prosedur yang menakutkan atau mahal. Warga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis tanpa dipungut biaya sepeser pun di tengah aktivitas akhir pekan mereka.

"Kita ingin membuang kesan bahwa periksa kesehatan itu menakutkan atau mahal. Dengan membawa layanan ini ke Taman Merdeka, kita mengajak warga untuk 'kenalan' lagi dengan kondisi tubuhnya sendiri sambil jalan-jalan pagi," ujar dr. Toumi Shiddiqi, Sp.PD., M.Kes., Dokter Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Dosen FK UM Metro.

Layanan yang disediakan mencakup pemeriksaan tanda-tanda vital, tes gula darah sewaktu, hingga sesi konsultasi mendalam. Fasilitas Kesehatan (Faskes) dan berbagai organisasi profesi lainnya turut dikerahkan untuk memastikan seluruh alur pelayanan sesuai dengan standar medis.

Tren Hipertensi Mulai Sasar Kelompok Usia Produktif

Fenomena hipertensi di Kota Metro kini mengalami pergeseran tren yang cukup signifikan. Jika sebelumnya penyakit tekanan darah tinggi identik dengan kelompok lanjut usia, kini warga usia produktif mulai banyak yang terjebak dalam pola hidup tidak sehat yang memicu risiko serupa.

"Hipertensi itu silent killer. Dia diam, tapi mematikan. Hari ini, melalui kolaborasi dari semua organisasi profesi, kita memberikan benteng pertahanan bagi warga agar terhindar dari penyakit hipertensi," tegas Wali Kota Metro saat memberikan keterangan di lokasi.

Data menunjukkan bahwa deteksi dini menjadi faktor krusial dalam mencegah komplikasi lebih lanjut seperti stroke atau gagal jantung. Melalui tema "Kenali Hipertensi Sejak Dini", FK UM Metro berupaya mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap gejala-gejala yang sering kali tidak disadari.

Komitmen FK UM Metro dalam Pengabdian Masyarakat

Keterlibatan aktif institusi pendidikan dalam agenda kesehatan daerah diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang. FK UM Metro menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan program pengabdian masyarakat sebagai pilar utama dalam kurikulum pendidikan calon dokter.

Hingga matahari meninggi, ratusan warga tercatat telah mendapatkan layanan medis gratis tersebut. Kesadaran baru mulai tumbuh di kalangan warga Metro bahwa mengenali kondisi kesehatan pribadi tidak harus menunggu datangnya keluhan fisik yang berat.

Pihak penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan tidak berhenti pada seremoni tahunan. Langkah preventif ini diharapkan mampu menurunkan prevalensi penyakit tidak menular di Kota Metro secara bertahap melalui edukasi yang konsisten.

Bagikan
Sumber: radarmetro.disway.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks