Pencarian

Target Sampah Tuntas 2027, Prabowo Wajibkan Kapolsek hingga Bupati Patroli Kebersihan Sungai Tiap Hari

Jumat, 31 Juli 2026 • 13:21:31 WIB
Target Sampah Tuntas 2027, Prabowo Wajibkan Kapolsek hingga Bupati Patroli Kebersihan Sungai Tiap Hari
Presiden Prabowo Subianto menegaskan instruksi patroli kebersihan sungai harian bagi jajaran kepemimpinan daerah di acara Akad Massal KPR Sejahtera di Batang, Jawa Tengah.

LAMPUNG — Instruksi itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Akad Massal KPR Sejahtera melalui Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Menurut Prabowo, pemimpin yang baik tidak bisa hanya bekerja dari balik meja. Mereka harus turun langsung mengecek saluran air, kali, dan pemukiman di wilayahnya masing-masing.

"Mereka yang harus tiap hari mengecek, mengecek sungai, mengecek kali, itu baru kau pemimpin yang hebat. Anda punya sarana, saya tidak minta lima jam Anda ke situ. Minimal tiap hari you periksa, satu jam sehari you keliling. Jadi, pemimpin di depan, pemimpin bersama rakyat," ujar Prabowo dalam sambutannya yang dikutip Antara.

Kejaksaan dan Polri Siaga untuk Warga Bandel

Kepala Negara meminta para gubernur, bupati, wali kota, pangdam, kapolda, danrem, dandim, kapolres, hingga kapolsek tidak hanya sekadar mengecek. Mereka juga diminta aktif menegur warga maupun pelaku usaha yang membuang sampah sembarangan di sekitar rumah dan tempat usaha.

Jika teguran tidak diindahkan, Prabowo menginstruksikan pembentukan tim gabungan. "Berkali-kali ditegur tidak mau ya sudah, panggil tim gabungan, tim gabungan Kejaksaan sama Polri gabung," kata Prabowo seraya berkelakar.

Langkah tegas ini dinilai perlu karena kebersihan menyangkut harga diri bangsa. Prabowo menegaskan tidak boleh ada satu pun kota di Indonesia yang dikenal karena kondisinya yang kotor.

ASN dan BUMN Wajib Turun Tangan

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga meminta aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai BUMN berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan setiap hari. Ini bukan sekadar seruan moral, melainkan bagian dari program besar bernama Indonesia ASRI—akronim dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Presiden menargetkan gunungan sampah di berbagai daerah sudah tidak ada lagi pada akhir 2027. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan tertata adalah prasyarat mutlak untuk menarik wisatawan mancanegara.

"Wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang kotor. Mereka tidak akan datang ke pantai yang penuh plastik dan sampah, atau ke sungai dan kali yang dipenuhi sampah. Selain tidak sehat, kondisi itu juga tidak baik bagi harga diri bangsa," tegas Prabowo.

Rapat Khusus di Jakarta Menyusul

Untuk memastikan program ini berjalan, pemerintah berencana menggelar rapat khusus bersama para gubernur hingga bupati di Jakarta. Pertemuan itu akan membahas detail implementasi Indonesia ASRI di masing-masing daerah.

Prabowo menambahkan, di tengah ketidakpastian global, Indonesia memang harus fokus mengamankan sektor pangan dan energi. Namun, menjaga lingkungan serta mengantisipasi dampak perubahan iklim dan pemanasan global tidak boleh ditinggalkan. "Artinya, sebagai manusia kita harus mengambil inisiatif untuk menjaga lingkungan," pungkasnya.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa kebersihan bukan lagi sekadar urusan dinas terkait, melainkan gerakan nasional yang melibatkan seluruh elemen pemerintahan hingga aparat keamanan di tingkat paling bawah.

Bagikan
Sumber: suara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks