Pemkab Mesuji Verifikasi Lahan Calon Sekolah Nasional Terintegrasi 2026

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:55:01 WIB
Tim gabungan memverifikasi lahan calon Sekolah Nasional Terintegrasi di Desa Mukti Karya, Mesuji.

MESUJI — Tim gabungan dari pemerintah pusat dan daerah melakukan peninjauan langsung ke lokasi calon Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Mesuji, Kamis (07/05/2026). Agenda ini menjadi bagian dari tahapan krusial untuk memastikan kesiapan daerah dalam mengelola institusi pendidikan terpadu pada dua tahun mendatang.

Verifikasi dan Validasi (Verval) lapangan tersebut dipusatkan di Desa Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya. Tim teknis melibatkan perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kepala BPMP Provinsi Lampung, serta tenaga ahli dari Universitas Sriwijaya (Unsri) sebagai verifikator kelayakan wilayah.

Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Mesuji, Noor Ali Asseggaff hadir mewakili Kepala BPN Mesuji, Endi Purnomo. Kehadiran otoritas pertanahan ini untuk memastikan status legalitas lahan dan kesesuaian tata ruang lokasi yang diproyeksikan bagi pembangunan sekolah tersebut.

Standar Kelayakan Lahan di Kecamatan Panca Jaya

Proses verifikasi di lapangan mencakup pemeriksaan klaster sekolah serta pemenuhan standar kelayakan infrastruktur dasar. Tim ahli dari Universitas Sriwijaya melakukan pemetaan teknis guna melihat apakah wilayah Mukti Karya mampu mendukung ekosistem sekolah terintegrasi secara jangka panjang.

Selain aspek fisik, tim juga meninjau aksesibilitas dan konektivitas lokasi terhadap pemukiman warga. Hal ini dilakukan agar pembangunan sekolah nasional tersebut benar-benar tepat sasaran dan mampu menjangkau kebutuhan pendidikan masyarakat di pelosok Mesuji.

Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam tahapan ini, mengingat proyek SNT melibatkan koordinasi antara kementerian, akademisi, dan instansi daerah. BPN Mesuji berperan dalam memastikan tidak ada kendala regulasi terkait pemanfaatan ruang di lokasi yang telah ditunjuk.

FGD Strategis di Rumah Dinas Jabatan Bupati

Setelah meninjau lapangan, agenda berlanjut dengan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Rumah Dinas Jabatan Bupati Mesuji, Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya. Diskusi ini bertujuan menyelaraskan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah mengenai peta jalan pembangunan SNT 2026.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji, Fitriya Sari menyatakan bahwa rangkaian verifikasi ini merupakan bentuk kerja sama yang kuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lampung. Menurutnya, kehadiran tim pusat memberikan kepastian mengenai standar yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.

"Agenda ini merupakan bentuk sinergi kuat antara pemerintah pusat, akademisi, dan pemerintah daerah," ujar Fitriya Sari saat mendampingi proses verifikasi tersebut.

Hasil dari Verval dan FGD ini akan menjadi dasar rekomendasi bagi Kemendikdasmen sebelum memulai tahap konstruksi. Pemerintah Kabupaten Mesuji berkomitmen untuk terus mengawal proses administrasi dan teknis agar target pengoperasian sekolah pada 2026 dapat terealisasi tepat waktu.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: web.lintaslampung.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top