PRINGSEWU — Dua agenda penting digelar Pemerintah Kabupaten Pringsewu pada hari yang sama, Selasa (19/5/2026), yakni sosialisasi kebijakan perpajakan daerah dan penyaluran bantuan pangan ke pekon.
Sosialisasi Perda No.1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pringsewu. Wakil Bupati Umi Laila menyebut pajak daerah memiliki peran strategis sebagai sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Pajak daerah ini bukan semata kewajiban, tetapi bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan," ujar Umi Laila dalam sambutannya.
Menurutnya, optimalisasi potensi pajak daerah diperlukan untuk mendukung peningkatan target penerimaan. Dana yang terkumpul nantinya digunakan membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Arif Nugroho dan Kepala Bapenda Yanwir HK.
Di tempat terpisah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu Hendrid mewakili Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas menyerahkan bantuan pangan secara simbolis di Balai Pekon Wonodadi.
Setiap kepala keluarga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini berasal dari cadangan pangan pemerintah.
"Pemerintah menyadari tantangan ekonomi yang dihadapi setiap keluarga tidaklah sama. Kehadiran negara melalui program bantuan pangan diharapkan mampu memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Hendrid membacakan sambutan tertulis bupati.
Hendrid menjelaskan program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika sosial. Pangan disebutnya sebagai kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan.
"Pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas pangan melalui berbagai program perlindungan sosial yang terukur dan berkelanjutan," ujarnya.
Penyaluran bantuan ini dihadiri perwakilan Bulog Kantor Wilayah Lampung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Budi Efriyanto, Kepala Dinas Sosial Debi Hardian, Sekretaris Kecamatan Gading Rejo Lasmini, serta Kapekon Wonodadi M. Juhdan Amin dan tokoh masyarakat setempat.