BANDARLAMPUNG — Momen Sholat Idul Adha di Masjid Al-Furqon menjadi panggung bagi Wali Kota Eva Dwiana untuk menyerukan penguatan nilai-nilai sosial. Ia menekankan bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan serta mempercepat pembangunan kota.
“Kami apresiasi terhadap masyarakat, khususnya umat Islam di Bandarlampung, yang dinilai semakin peduli dan aktif mendukung berbagai kegiatan sosial maupun pembangunan daerah melalui doa dan kontribusi nyata,” ujarnya.
Ikhlas dan Gotong Royong Jadi Pondasi Hadapi Tantangan
Dalam sambutannya, Eva Dwiana menyoroti pentingnya sikap ikhlas dan semangat gotong royong. Dua nilai ini, menurutnya, sangat relevan untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan sosial maupun pembangunan daerah yang terus berjalan.
“Harapannya tentu kesejahteraan masyarakat Bandarlampung semakin baik, pembangunan berjalan lancar, dan seluruh masyarakat hidup dalam keadaan aman serta damai,” kata dia.
Kolaborasi Warga-Pemkot untuk Masa Depan Lebih Maju
Orang nomor satu di Bandarlampung itu menegaskan bahwa kolaborasi bukan sekadar slogan. Ia mendorong semua pihak untuk terus bahu-membahu, terutama dalam mendukung program-program pembangunan yang sedang digalakkan pemkot.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat terus berkolaborasi dengan baik bersama pemerintah agar Bandarlampung menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Pesan Idul Adha: Semoga Keberkahan Menyertai Warga
Di akhir pernyataannya, Eva Dwiana menyampaikan harapan agar semangat kurban tidak hanya berhenti pada ritual penyembelihan hewan. Ia mengajak warga untuk memaknai Idul Adha sebagai momentum memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.
“Selamat Hari Raya Idul Adha, semoga hari kurban ini dapat membawa keberkahan bagi masyarakat. Semoga seluruh masyarakat Bandarlampung diberikan yang terbaik dan kehidupan yang semakin baik ke depannya,” kata dia.