TULANG BAWANG BARAT — Sipropam Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar inspeksi mendadak terhadap seluruh senjata api (senpi) dinas yang dipegang oleh personel Polres maupun Polsek jajaran. Pemeriksaan yang berlangsung di halaman apel Mapolres Tubaba ini dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek kebersihan fisik hingga kelengkapan administrasi pemegang senjata.
Kegiatan ini melibatkan Bagian Logistik (Bag Log) dan Seksi Pengawasan (Siwas) untuk mendampingi proses verifikasi di lapangan. Sebanyak 25 pucuk senpi laras panjang dan 9 pucuk laras pendek yang menjadi inventaris satuan kerja (satker) serta Polsek jajaran diperiksa satu per satu oleh tim pemeriksa.
Selain senjata yang dibawa oleh personel di lapangan, tim yang dipimpin Kabag Log Polres Tubaba AKBP Tarmansyah juga menyisir stok persenjataan di Gudang Logistik. Tercatat ada 211 pucuk laras pendek dan 31 pucuk laras panjang beserta amunisi yang masuk dalam daftar pemeriksaan berkala tersebut.
“Hari ini, saya memimpin langsung pengecekan dan pemeriksaan senpi dinas Inventaris dan Gudang Logistik Polres Tubaba,” ujar AKBP Tarmansyah saat memberikan keterangan di lokasi pemeriksaan.
Pemeriksaan ini menyasar empat poin utama: kelengkapan unit senpi dinas, jumlah amunisi yang dipinjam pakaikan, kebersihan fisik senjata, serta masa berlaku surat izin pemegang senjata api. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap personel yang memegang senjata api memenuhi kriteria administrasi dan psikologis yang dipersyaratkan.
Kasipropam Polres Tubaba Iptu Sulistiawansyah Putra menegaskan bahwa pengawasan ketat adalah harga mati dalam manajemen persenjataan kepolisian. Pemeriksaan berkala ini menjadi instrumen deteksi dini terhadap potensi pelanggaran prosedur oleh anggota.
“Pengawasan terhadap personel merupakan hal yang penting dilakukan guna memastikan bahwa pelaksanaan tugas berjalan baik, serta menghindari adanya penyimpangan terutama oleh personel yang meminjam pakai senpi dinas,” kata Iptu Sulistiawansyah.
Pihak Polres Tubaba menyatakan tidak akan menoleransi personel yang lalai dalam merawat senjata api atau mereka yang surat izinnya telah kedaluwarsa. Senjata yang ditemukan dalam kondisi kotor atau administrasinya tidak lengkap akan segera ditarik kembali ke gudang logistik untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan internal Polri.