WAY KANAN — Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi unggul. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD bagi tiga kecamatan, Senin (11/6) di Balai Kampung Purwa Agung, Kecamatan Negara Batin.
Kegiatan ini menyasar Kecamatan Negara Batin, Negeri Besar, dan Pakuan Ratu. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kiki Christianto, Kepala Dinas Kominfo Yusron Lutfie, serta para camat dan Bunda PAUD tingkat kecamatan hingga kampung.
Ayu menyebut ada empat fokus utama yang tengah dijalankan. Pertama, implementasi Wajib Belajar 13 Tahun dengan satu tahun pendidikan prasekolah. Kedua, sosialisasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Ketiga, penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI) yang menyasar pencegahan stunting. Keempat, transisi PAUD ke SD yang menyenangkan serta penguatan sekolah ramah anak.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan pengukuhan semata, tetapi juga momentum memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Ayu dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Bunda Ayu juga memperkenalkan Portal Pusat Informasi dan Jejaring (PIJAR) Bunda PAUD. Platform digital ini dirancang sebagai wadah berbagi informasi, inspirasi, dan praktik baik antar Bunda PAUD di seluruh Indonesia.
“Melalui PIJAR, inovasi dan kegiatan PAUD di daerah bisa terdokumentasi sekaligus memperkuat jejaring dan kolaborasi,” jelasnya.
Ayu mengajak seluruh Bunda PAUD aktif mendorong partisipasi orang tua. Targetnya, anak-anak mengenyam pendidikan PAUD minimal satu tahun sebelum masuk SD. Langkah ini dinilai krusial untuk memutus rantai stunting sejak dini.
“Semoga dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparatur kampung, tenaga pendidik, organisasi profesi, dan masyarakat, layanan PAUD di Way Kanan semakin berkualitas dan mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Ayu.